Sragen

Bangunan Talud Desa Cepoko Sumberlawang Diduga Mark Up Anggaran Fantastis

12 Agustus 2020 tim Berita Istana 13:13 wib

JATENG, SRAGEN, – -Pemerintah Indonesia melalui program Nawa Cita Pemerintah RI telah menggelontorkan Dana Desa mulai Tahun 2015 sebagai implementasi dari UU Desa No.6 Tahun 2014. Dimana UU Desa telah menempatkan desa sebagai ujung tombak pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Bantuan Provinsi sesuai lampiran SK Gubernur Jateng Nomor 412.2/56 tahun 2019. Proyek Bantuan Keuangan Provinsi Tahun 2019 telah dilaksanakan oleh Desa Cepoko Kecamatan Sumberlawang Kabupaten Sragen. Desa Cepoko mendapatkan bantuan senilai 200 juta rupiah untuk pembangunan fisik talud yang berlokasi di Dukuh Sumber RT 05. Prasasti maupun papan kegiatan masih terpampang dilokasi bangunan.(12/8/2020).

Namun dalam hal ini juga muncul indikasi ketidaksesuaian antara fisik dan anggaran.

Fisik talud ini bervolume 231 x 0,30 x 1,5 M³, tetapi jika dihitung dengan teknis menghasilkan angka yang mengejutkan.

Maka ada dugaan proyek talud tersebut Mark Up anggaran senilai Rp.116.840.000,-.

Sementara itu, Rois Hidayat Ketua Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (LPKSM) Putra Lawu mengatakan bahwa diduga kuat ada Mark Up anggaran terkait pembangunan talud di Desa Cepoko.

Pihaknya sudah menghitung secara teknis mengenai hal ini. Kepada Wartawan ia menjelaskan hitungan teknis pada bangunan talud tersebut secara gamblang.

“Jadi seperti inilah hitungan teknisnya, ini ada dugaan Mark UP dengan nilai yang fantastis”. Papar Rois dengan menunjukan tulisan rincian.

Lebih lanjut, rois menambahkan bahwa pihaknya sudah turun langsung ke lokasi bangunan, jadi secara fisikpun ia tahu detailnya.

Salah satu warga Desa Cepoko yang tidak mau disebutkan identitasnya menyampaikan bahwa talud itu memang dikerjakan dari bantuan keuangan Provinsi Tahun 2019 kemarin.

“Iya itu bangunan 2019 mas, dari dana bantuan Provinsi”. Singkatnya kepada Wartawan.

Sementara Kepala Desa Cepoko (Ngadinan) saat dikonfirmasi melalui aplikasi Whatsapp ke nomor hp. +62 812-1757-*** pukul 12:02 WIB ia mengatakan “Kulo remen sangget nak kulo salah enten seng ngemutke…🙏🙏🙏Nak rumongso kulo niku sampu leres bpk..di hitung sama pendamping ds…krn volume mboten sami..enten seng dua meter lebih dari ketingian…trs tenogo ne harian..trs uruk…trs kulo ngeh sampun di prekso exspetorat semua pekerjaan di 2019 tuntas mboten enten masalah niku…Tp kulo remen nak enten seng ngemutke…menawi memang betul 2 ada mark up mungkin salah hitung…wong menungso niku pangonan salah bpk..ngenjang mang tindak kantor ds kt hitung sareng 2..kulo malah remen..tambah sedulur🙏🙏🙏Pajek ke ngeh mpun di bayar…spj ne ngeh mpun di tampi… , Jawabnya. (Sgy) 

Editor : Umy

Related Articles

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Back to top button