26.5 C
Jakarta
Beranda blog Halaman 10

KPK Periksa 8 Orang terkait Korupsi Proyek Jalan di Sumut, Termasuk Mantan Bupati Madina

0

Beritaistana.com

MEDAN | – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa delapan orang dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalan di Sumatera Utara (Sumut). Pemeriksaan digelar di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) di Medan, Rabu (16/7/2025).

Kedelapan orang itu berinisial EYS (Plt Kadis PUPR Madina), NTL (Pojka PUPR Madina) ISB (pengurus rumah tangga) dan MJSN (mantan Bupati Madina).

Kemudian ada juga dari pihak swasta, yakni berinisial TFL (Komisaris PT Dalihan Natolu), MRM (Bendahara PT Dalihan Natolu), MH (Direktur dan pemegang saham PT Rona Na Mora) dan SAM (Wakil Direktur PT Dalihan Natolu).

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo saat dikonfirmasi membenarkan adanya pemeriksaan tersebut. “Iya benar. Hari ini KPK menjadwalkan pemeriksaan saksi terkait dugaan tindak pidana korupsi pada proyek pembangunan jalan di Provinsi Sumut. Semua (saksi yang dipanggil) hadir,” kata Budi.

Pada Proyek Pembangunan jalan di Sumut, sebelumnya KPK telah menangkap lima orang tersangka untuk dua perkara dugaan korupsi proyek pembangunan jalan senilai Rp 231,8 miliar di Kota Pinang, Gunung Tua hingga pembangunan Jalan Hutaimbaru-Sipiongot, Sumut, (Elang08)

Post Views: 4.581

Kejaksaan RI dan Dewan Pers, Tandatangani “MoU : Perkuat Penegakan Hukum dan Kemerdekaan Pers,

0

Beritaistana.com

JAKARTA | – Kejaksaan Republik Indonesia dan Dewan Pers hari ini Selasa (15/7/25) secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) tentang “Koordinasi Dalam Mendukung Penegakan Hukum, Perlindungan Kemerdekaan Pers, Peningkatan Kesadaran Hukum Masyarakat, serta Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia”.

Penandatanganan MoU ini merupakan komitmen bersama untuk mewujudkan kemerdekaan pers, keterbukaan, dan kolaborasi dalam mendukung penegakan hukum di Indonesia.

Jaksa Agung Republik Indonesia, ST Burhanuddin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kejaksaan sebagai lembaga pemerintah yang berkaitan dengan kekuasaan kehakiman dan kewenangan di bidang penuntutan, tidak dapat bekerja secara “solitaire” atau menutup diri dari dunia luar. Beliau menekankan pentingnya evaluasi diri dan kontrol sosial dari masyarakat yang dapat dijalankan melalui fungsi pers.

Pers, sebagai lembaga sosial dan wahana komunikasi massa yang melaksanakan kegiatan jurnalistik, menjadi jembatan yang menghubungkan antara Kejaksaan dengan masyarakat,” ujar Jaksa Agung.

Diharapkan, kerja sama ini akan menciptakan lalu lintas komunikasi dua arah yang lebih cair, hangat, dan mampu mewujudkan dialog konstruktif untuk perbaikan dan dukungan bersama dalam pelaksanaan tugas dan fungsi.

Jaksa Agung juga menambahkan bahwa kerja sama ini akan memungkinkan Dewan Pers dan Kejaksaan untuk saling mengisi dan bersinergi demi kemajuan penegakan hukum serta kemerdekaan pers di Indonesia. Ia meyakini bahwa hubungan ini akan semakin erat, memberikan dampak positif dan konstruktif, serta memacu kedua belah pihak untuk selalu bekerja lebih baik dan peka terhadap isu-isu yang menjadi perhatian bersama.

Acara penandatanganan MoU ini dihadiri oleh Ketua Dewan Pers Komarudin Hidayat, Plt. Wakil Jaksa Agung Asep N. Mulyana, Wakil Ketua Dewan Pers Totok Suryanto, serta sejumlah pejabat tinggi dari Kejaksaan Agung dan Dewan Pers lainnya.

Sumber: Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung ,
Dr. Harli Siregar, S.H., M.Hum.
Kepala Pusat Penerangan Hukum.

Perhutani dan Polsek Salem Tanam Jagung, Perkuat Ketahanan Pangan di Selatan Brebes.

0

Beritaistana.com

BREBES Selatan| – Perhutani KPH Pekalongan Barat melalui BKPH Salem menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional dengan menggandeng Polsek Salem Polres Brebes.

Kolaborasi ini diwujudkan melalui kegiatan penanaman jagung di lahan seluas 0,1 hektare milik Perhutani yang berlokasi di Desa Banjaran, Kecamatan Salem, pada Rabu (9/7/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pemanfaatan Lahan yang selaras dengan Program Asta Cita Kapolri, yang menekankan peran aktif Polri dalam mendukung sektor pangan dan pemberdayaan masyarakat.

Hadir dalam kegiatan ini Kapolsek Salem AKP Edi Mardiyanto, SE, Camat Salem Adhitya Trihatmoko, S.STP., M.M., perwakilan Danramil 13/Salem, Asper BKPH Salem bersama jajaran karyawan Perhutani, BPP Pertanian Kecamatan Salem, penyuluh pertanian, dan Kelompok Tani Desa Banjaran.

Asper/KBKPH Salem, Naufal Rafif, mewakili Administratur KPH Pekalongan Barat Prasetyo Lukito, menyampaikan bahwa Perhutani tidak hanya menyediakan lahan, tetapi juga aktif memberikan pembinaan teknis serta menjaga kelestarian dan produktivitas lahan.

“Kami sangat mendukung langkah Polsek Salem. Hutan bukan hanya soal kayu dan getah pinus, tetapi juga tentang pemberdayaan masyarakat dan ketahanan pangan lokal,” ujarnya.

Kapolres Brebes melalui Kapolsek Salem menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan awal dari inisiatif agroforestry yang akan terus dikembangkan demi pemanfaatan sosial ekonomi hutan secara optimal.

“Kolaborasi ini membuktikan bahwa aparat keamanan, pemerintah, petani, dan Perhutani bisa bekerja bersama mengelola sumber daya alam untuk kemaslahatan bersama,”

Sinergi antar instansi ini diharapkan menjadi pondasi kuat dalam mendukung program pemerintah demi mewujudkan ketahanan pangan nasional, tukasnya,
(Elang)

Post Views: 3.579

Lakukan Penanaman Jagung Serentak, langkah Nyata Polres Kendal, Dukung Ketahanan Pangan Nasional,

0

Beritaistana.com

KENDAL | – Komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional kembali ditunjukkan melalui aksi nyata. Polres Kendal bersama Pemerintah Kabupaten Kendal menggelar kegiatan Penanaman Jagung Serentak Kuartal III Tahun 2025, Rabu, 9 Juli 2025, di lahan hutan sosial Kelompok Tani LMDH Wana Lestari, Desa Wonosari, Kecamatan Pegandon.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto Sianipar, bersama Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari, Dandim 0715, Kajari, Ketua PN Kendal, serta para pemangku kebijakan lintas sektor. ,

Kegiatan ditandai dengan penanaman bibit jagung secara simbolis oleh Forkopimda, pemberian bantuan pupuk dan benih kepada kelompok tani, serta dilanjutkan dengan pelaporan melalui Zoom Meeting ke Mabes Polri.

AKBP Hendry Susanto Sianipar menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari strategi jangka panjang Polri dalam mendukung ketahanan pangan yang berkelanjutan.

“Kami di Polres Kendal percaya, keamanan bukan hanya soal menjaga ketertiban, tetapi juga tentang menjamin masyarakat tidak kekurangan pangan. Melalui pendampingan petani dan pemanfaatan lahan hutan sosial, kami ingin memastikan setiap jengkal tanah dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

Senada dengan itu, Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari mengapresiasi dukungan Polres Kendal terhadap sektor pertanian. Ia menegaskan pentingnya sinergi lintas instansi dalam menjawab tantangan pangan global.

“Kami bersyukur jajaran kepolisian hadir tidak hanya sebagai penjaga hukum, tapi juga menjadi mitra pembangunan. Langkah ini akan sangat membantu meningkatkan produksi jagung lokal dan mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar daerah,” katanya.

Penanaman jagung serentak ini melibatkan kelompok tani dari seluruh kecamatan di wilayah Kendal yang memiliki lahan kehutanan sosial, dengan total luas lahan siap tanam mencapai 227 hektare. Kegiatan juga diikuti oleh para Kapolsek, Bhabinkamtibmas, penyuluh pertanian, dan relawan lokal, yang menjadi ujung tombak pendampingan langsung kepada petani.

Dengan langkah ini, Polres Kendal menunjukkan transformasi peran kepolisian yang tidak hanya menjaga keamanan, tapi juga mendorong produktivitas dan kemandirian pangan di desa-desa. Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya bersama menuju masa depan pertanian yang tangguh, berkelanjutan, dan menyejahterakan masyarakat,”pungkasnya
(Elang)

Diplomat Muda Kemlu Ditemukan Tewas di Kosan Menteng, Kepala Dililit Lakban

0

Beritaistana.com

JAKARTA | – Seorang diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Arya Daru Pangayunan (39), ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya di Guest House Gondia, Jalan Gondangdia Kecil, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (8/7/2025) pagi sekitar pukul 08.00 WIB.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, mengatakan jenazah pertama kali ditemukan oleh penjaga kos saat hendak memeriksa kamar korban yang sejak malam sebelumnya tidak bisa dihubungi oleh keluarga.

Saat ditemukan, tubuh Arya berada dalam posisi terbaring di kasur, tertutup selimut, dengan kepala dan wajah dililit lakban kuning.

“Pintu kamar dalam kondisi terkunci dari dalam. Petugas Polsek Menteng dan Unit Reskrim Polres Jakarta Pusat langsung melakukan olah TKP, mengamankan rekaman CCTV, serta memeriksa sejumlah saksi,” ujar Susatyo.

Jenazah Arya kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk dilakukan autopsi guna memastikan penyebab kematian. Hingga kini, pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan medis dan belum menyimpulkan dugaan penyebab kematian.

Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI, Judha Nugraha, membenarkan bahwa Arya adalah diplomat fungsional muda yang selama ini menangani isu-isu perlindungan WNI di luar negeri.

“Almarhum Arya adalah pegawai Kemlu yang sedang bersiap untuk penugasan luar negeri. Kami sangat kehilangan dan menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan ini kepada pihak kepolisian,” kata Judha,

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Arya merupakan lulusan Hubungan Internasional UGM dan berasal dari Sleman, Yogyakarta. Ia meninggalkan seorang istri dan dua anak. Arya dijadwalkan berangkat ke Finlandia pada akhir Juli 2025 untuk penempatan dinas luar negeri. (M, Sholikhin)

Post Views: 3.669

10 pimpinan baru lembaga Pendidikan Muhammadiyah Brebes, Resmi di Lantik,

0

Beritaistana.com

BREBES | – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Brebes resmi Melantik Kader Terbaiknya di dunia pendidikan untuk masa jabatan 2025–2029.

Pelantikan terdiri dari dua Mudir (Direktur) Pondok Pesantren serta delapan Kepala Sekolah dan Madrasah Muhammadiyah yang berlangsung khidmat di Aula SMA Muhammadiyah Bumiayu, Senin (7/7/2025).

Prosesi pelantikan terbagi menjadi dua sesi. Sesi pertama dilakukan oleh PDM Brebes untuk kepala sekolah dan madrasah tingkat dasar hingga menengah.

Sesi kedua dilanjutkan oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah untuk pelantikan kepala SMA, SMK, dan Mudir pondok pesantren.

Sekretaris PWM Jawa Tengah, H. Dodok Sortono, SE., MM, dalam sambutannya menekankan pentingnya inovasi, digitalisasi, dan kolaborasi lintas lembaga dalam menjalankan amanah kepemimpinan di lingkungan pendidikan Muhammadiyah.

Kuasai wilayah kerja lalu kerjakan dengan totalitas. Berjuang di jalan Allah harus dilandasi cinta dan penuh pengorbanan. Pesantren dan Sekolah-Madrasah Muhammadiyah harus punya data digital yang lengkap serta layanan pendidikan yang terukur,” ujarnya tegas.

Ia juga mendorong adanya sinergi dengan Kementerian Agama, Kementerian Dikdasmen, serta stakeholder lainnya, sambil menekankan peningkatan standar pembelajaran khususnya dalam bidang Al-Islam, Kemuhammadiyahan, Bahasa Arab, dan Bahasa Inggris (ISMUBARIS).

“Tinggalkan jauh-jauh rasa menyerah tanpa usaha. Kepala sekolah dan mudir pesantren Muhammadiyah di era digitalisasi 5.0 harus punya terobosan program out of the box. Pimpinan harus menjadi teladan utama bagi seluruh lini kerja AUM,” tambahnya.

Berikut daftar pimpinan yang dilantik:

1 Nur Ikhsan Utomo, S.Pd – Mudir PontrenMu al-Kautsar Bumiayu

2 Muhammad al-Haddad, S.Pd.I – Mudir Pondok Pesantren MBS Wanasari

3 Sulton Aji Saputro, S.Pd – Kepala SMA Muhammadiyah Bumiayu

4 Wildan Jamil, S.Pd.I – Kepala SMK Muhammadiyah Wanasari

5 Mohammad Ardianshah, S.Kom – Kepala SMK Muhammadiyah 1 Paguyangan

6 Herawati, S.P. – Kepala SMK Muhammadiyah 2 Paguyangan

7 Windhy Wijayanti, S.Pd – Kepala MTs Muhammadiyah Bumiayu

8 Musyarofah, S.Pd.I – Kepala SMP Muhammadiyah Bumiayu

9 Bambang Wahyu Supriyanto, M.Pd – Kepala SMP MBS Bumiayu

10 Zahrudin, S.Pd.I – Kepala MI Muhammadiyah Pesantunan Wanasari

Ketua PDM Brebes, Drs. H. Joko Mulyanto, M.Pd, turut memberikan ucapan selamat serta apresiasi kepada para pimpinan yang baru dilantik. Ia menekankan pentingnya dedikasi dan integritas dalam menjalankan amanah.

“Ini adalah momentum penting bagi Muhammadiyah Brebes untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan keagamaan. Amal Usaha Muhammadiyah yang tumbuh dari bawah, secara periodik kita benahi kepemimpinannya. Dari regenerasi ini, kita harapkan lahir generasi Muhammadiyah yang siap mengikuti perkembangan zaman,”

Beliau juga menyampaikan terima kasih kepada para kepala sekolah, madrasah, dan mudir sebelumnya atas kontribusi dan pengabdiannya.

Pelantikan ini sekaligus menjadi langkah strategis bagi PDM Brebes dalam memperkuat kepemimpinan dan mutu lembaga pendidikan Muhammadiyah. (Elang08)

Post Views: 5.973

Di harapkan Jadi Motor Birokrasi Sehat, ” Mba Mitha” Resmi Lantik, Tahroni, jadi Pj Sekda Brebes,

0

Beritaistana.com

BREBES | – Pemerintah Kabupaten Brebes resmi memiliki Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) baru. Bupati Brebes Hj. Paramitha Widya Kusuma, SE, MM yang biasa disapa “Mba Mitha” Resmi melantik Dr. Tahroni sebagai Pj Sekda Brebes dalam sebuah upacara yang digelar di Lantai V Kantor Pemerintahan Terpadu (KPT) Brebes, Senin (7/7/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Paramitha menegaskan bahwa pelantikan ini melengkapi struktur organisasi pemerintahan Kabupaten Brebes. Lebih dari sekadar jabatan administratif, menurutnya posisi Sekda merupakan poros utama yang menggerakkan seluruh roda pemerintahan.

Jabatan Sekda bukan hanya administratif. Sekda harus mampu menjadi motor penggerak di semua lini pemerintahan, mulai dari sinkronisasi program, pengelolaan keuangan, kepegawaian, hingga kebijakan daerah,” tegasnya.

Mitha juga menekankan pentingnya koordinasi yang solid antara Sekda dan seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) demi terciptanya birokrasi yang disiplin, sehat, dan produktif.

Pelantikan Dr. Tahroni sebagai Pj Sekda telah mendapatkan persetujuan resmi dari Gubernur Jawa Tengah. Mitha berharap, dengan pengalaman panjang Tahroni di bidang pemerintahan, ia mampu menjalankan amanah ini secara maksimal.

“Saya percaya, Pak Tahroni mampu merangkul seluruh OPD dan menjalankan tugas dengan etika, kedisiplinan, serta pengabdian yang tinggi. Tugas Sekda tidak ringan, harus bisa menjadi teladan dan penggerak semangat kerja birokrasi,” ungkap Mitha.

Kepada para Kepala OPD, Mitha juga menyampaikan harapannya agar seluruh pihak mendukung dan bersinergi dengan Pj Sekda yang baru.

Tolong bantu kinerjanya. Jangan ada jarak antara OPD dengan Sekda. Kita harus menata Brebes bersama, sesuai cita-cita masyarakat,” imbuhnya.

Bupati Mitha juga menyampaikan pesan khusus kepada Dr. Tahroni agar selalu siap bekerja keras, bekerja cerdas, dan bekerja ikhlas.

“Ujung dari semua kerja kita adalah masyarakat Brebes merasakan dampaknya. Itu tujuan utama kita semua,” pungkasnya.

Kepala BKPSDMD Kabupaten Brebes, Ir. Yulia Hendrawati, menyampaikan bahwa pengangkatan Dr. Tahroni sebagai Pj Sekda Brebes didasarkan pada Surat Keputusan Bupati Brebes Nomor 8001.3.3/768 Tahun 2025. Penunjukan ini berlaku selama enam bulan atau hingga ditetapkannya Sekda definitif.

Acara pelantikan turut dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Brebes, para Kepala OPD, dan sejumlah kepala sekolah se-Kabupaten Brebes.

Dengan pelantikan ini, diharapkan roda pemerintahan Brebes dapat berjalan semakin efektif dan dinamis dalam mewujudkan pembangunan yang berpihak pada masyarakat.

Pewarta: Ahmad Kasan

Post Views: 2.012

Bupati Brebes, Paramitha” Melepas Langsung 56 Pelajar Ikuti Program Magang Untuk Asah Keterampilan

0

Beritaistana.com

BREBES | – Sebanyak 56 pelajar dari berbagai SMA, SMK, dan PKBM di Kabupaten Brebes secara resmi dilepas oleh Bupati Brebes, Hj. Paramitha Widya Kusuma, SE., MM., untuk mengikuti program magang dan pelatihan keterampilan selama enam bulan. Pelepasan peserta dilakukan di halaman SMK Budi Utomo Brebes pada Senin, 7 Juli 2025.

Para peserta akan menjalani pelatihan di dua balai pelatihan ternama, yakni PPSA Wira Adhi Karya Ungaran dan Taruna Yudha Sukoharjo, di bawah naungan Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah.

Dalam sambutannya, Bupati, Paramitha mengucapkan selamat dan memberikan semangat kepada para peserta agar dapat mengikuti program ini dengan sungguh-sungguh. Ia berharap ilmu dan keterampilan yang diperoleh bisa menjadi bekal berharga untuk menembus dunia kerja.

Program pelatihan ini sepenuhnya gratis dan peserta juga mendapat uang saku dari pemerintah daerah. Manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin untuk belajar dan mengasah keahlian,” pesan Bupati kepada peserta.

“Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Brebes.

Kepala Bidang Jaminan dan Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Brebes, melalui Subkoordinator Penanganan Anak, Lansia, dan Korban Psikotropika, Moh Teguh Indrianto, menjelaskan bahwa 22 peserta akan mengikuti pelatihan di PPSA Ungaran, sementara 34 lainnya ditempatkan di Taruna Yudha Sukoharjo.

Selama pelatihan, peserta akan memperoleh keterampilan dalam berbagai bidang seperti servis kendaraan roda dua dan empat, menjahit, tata kecantikan, dan perbaikan handphone.

Adapun peserta berasal dari berbagai lembaga pendidikan di Brebes, di antaranya:

SMA Negeri 1 Tanjung (4 peserta)

SMK Bina Bangsa Kersana (6 peserta)

SMK Muhammadiyah Bumiayu (15 peserta)

SMK Al Falah Larangan (13 peserta)

SMK Ma’arif Paguyangan (2 peserta)

SMK Negeri 1 Tonjong (13 peserta)

PKBM Budi Utomo Paguyangan (2 peserta)

SMK Pusponegoro Brebes (1 peserta)

Acara pelepasan dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah seperti Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Brebes, jajaran Dinas Sosial, Ketua Dekranasda Brebes, Kepala SMK Budi Utomo, serta para orang tua peserta.

Dengan mengikuti pelatihan ini, para peserta diharapkan memiliki keterampilan yang mumpuni untuk bersaing di dunia kerja dan berkontribusi positif bagi pembangunan daerah,

Tim investigasi Beritaistana.com Brebes

Post Views: 2.125

Warga Dukuh Nyangkokot Cinanas, Gelar Syuraan: Wujud Syukur dan Pelestarian Tradisi,

0

Beritaistana.com

BREBES Selatan | — Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1447 Hijriah yang masyarakat Dukuh Nyangkokot , Cinanas, Kecamatan Bantarkawung, Selatan Kabupaten Brebes, menggelar tradisi sedekah bumi atau hajat syukuran pada Senin (7/7/2025). malam.

Sedekah bumi adalah tradisi turun temurun yang dilakukan sebagai bentuk syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas kesehatan dan keberkahan serta hasil bumi yang melimpah.

Acara yang berlangsung khidmat ini dipusatkan di halaman Masjid Baiturrohim Dukuh Nyangkokot dengan di awali Pembacaan Doa dan zikir bersama, pemberian sedekah atau bantuan sosial kepada yang membutuhkan.

Ratusan warga dari berbagai kalangan berkumpul bersama dengan penuh kekhusyukan untuk mengikuti rangkaian doa bersama dan tawasulan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut ” Karto Ketua RT 04 RW 10 Dukuh Nyangkokot, Didi Purnomo Selaku tokoh masyarakat, Ustadz Kamilin Selaku tokoh agama, Serta Tokoh pemuda, dan warga setempat.

Kehadiran seluruh elemen ini menunjukkan kuat nya nilai kebersamaan dan semangat gotong royong masyarakat Dukuh Nyangkokot dalam menjaga budaya dan spiritualitas.

Dalam sambutannya, Karto Ketua RT 04. Rw 10 Dukuh Nyangkokot, menyampaikan, bahwa hajat syuraan merupakan warisan leluhur yang perlu dijaga dan dilestarikan oleh generasi penerus.

Tradisi ini bukan hanya sebagai sarana pelestarian budaya, tapi juga bentuk rasa syukur kita kepada Tuhan yang maha esa, atas nikmat dan keberkahan yang terus mengalir bagi desa kita,” ujarnya.

Ia ungkapkan. Acara ini tidak hanya sekadar ritual, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan antar warga,

“Semoga dengan Wujud Sukur ini, Dukuh Nyangkokot di jauhkan dari bencana, seperti yang Pernah terjadi di tahun 2022.” Tandasnya.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Kamilin sekaligus memohon Kepada Tuhan yang maha esa, untuk keselamatan, kedamaian, dan kemakmuran bagi seluruh warga Dukuh Nyangkokot,

Dengan semangat Syura,an, warga Dukuh Nyangkokot, Cinanas, berharap keberkahan senantiasa tercurah bagi desa’ nya, serta generasi muda semakin mencintai dan menjaga warisan budaya yang telah diwariskan oleh para pendahulu.

Pewarta: Suritno

Post Views: 3.256

Dinpermades Brebes Peringatkan Kades di Acara FGD! Agar Profesional Mengelola Dana Desa,

0

Beritaistana.com

BREBES Selatan | – Guna mencegah konflik antara warga dan pemerintah desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinpermades) Kabupaten Brebes menggelar Forum Group Discussion (FGD) yang diikuti oleh para kepala desa.

Kegiatan ini bertujuan memberikan pembekalan tata kelola desa yang lebih baik, sekaligus pendampingan hukum terkait pengelolaan dana desa.

FGD berlangsung di Hotel Anggraeni, Bumiayu, pada Senin (7/72025),

Hadir dalam kegiatan ini puluhan kepala desa dari enam kecamatan di wilayah selatan Brebes, yaitu Bumiayu, Sirampog, Tonjong, Paguyangan, Bantarkawung, dan Salem.

Kepala Dinpermades Brebes, Subagya, dalam sambutannya menyampaikan keprihatinan atas maraknya aksi protes warga terhadap kepala desa. Akar masalah umumnya terkait dugaan penyimpangan dana desa.

“Kita tidak ingin lagi mendengar ada kepala desa dituntut mundur hanya karena salah kelola dana desa. Ini harus jadi pembelajaran bersama,” tegas Subagya.

Ia menekankan bahwa tahun 2025 adalah momentum penting. Pemerintah pusat menargetkan peningkatan ketahanan pangan, pengurangan kemiskinan ekstrem, dan penguatan ekonomi desa. Untuk itu, pengelolaan dana desa harus dilakukan secara transparan, profesional, dan akuntabel.

Kalau dikelola dengan benar, warga tak akan demo. Justru desa bisa tumbuh dan makmur,” katanya.

20 Persen Dana Desa untuk BUMDes
Subagya juga mengingatkan bahwa minimal 20 persen dana desa harus dialokasikan sebagai penyertaan modal ke Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Ini sesuai arahan pemerintah pusat.

Ia juga menyebutkan bahwa saat ini Brebes memiliki 297 Koperasi Desa Merah Putih yang menjadi mitra strategis BUMDes.

Koperasi ini diharapkan mampu memperkuat ekonomi lokal dan membuka akses permodalan bagi warga.

Studi Tiru ke Desa Antikorupsi
Sebagai tindak lanjut dari FGD, para kepala desa akan diajak melakukan studi tiru ke Desa Banyubiru, Kabupaten Semarang. Desa ini dikenal sukses menerapkan prinsip antikorupsi dan meraih predikat Desa Antikorupsi Nasional pada tahun 2022.

“Studi tiru ini penting agar kepala desa melihat langsung praktik baik yang bisa diterapkan di Brebes,” ujar Subagya.

292 Desa Terlibat, Dibagi Tiga Zona
Ketua panitia FGD, Afan Setiono, menyampaikan bahwa kegiatan ini terbagi dalam tiga zona. Zona tengah mencakup 102 desa, zona selatan 93 desa, dan zona utara 97 desa. Total ada 292 desa yang mengikuti FGD.

“FGD ini bukan seremonial. Ini awal dari komitmen bersama membangun desa yang jujur dan bebas dari praktik korupsi,” kata Afan.

FGD ini juga melibatkan berbagai narasumber dari Kejaksaan Negeri Brebes, Polres Brebes, Inspektorat Kabupaten, dan Dinpermades sendiri. Para narasumber membahas hukum, pengawasan, dan tata kelola keuangan desa secara menyeluruh.

Harapannya, forum ini bisa mendorong terciptanya pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan mendapat kepercayaan dari masyarakat.

Dengan meningkatnya pengawasan dan keterbukaan, potensi konflik sosial akibat kekecewaan warga terhadap penggunaan dana desa bisa ditekan. FGD ini menjadi upaya nyata Pemkab Brebes untuk membina kepala desa agar lebih siap dalam menjalankan roda pemerintahan desa yang profesional dan jauh dari praktik kecurangan,

Post Views: 3.294