BERITAISTANA.IDInternasional

Salurkan Ratusan Paket Bantuan di Turisari, Gibran Fans Club Napak Tilas Rumah Masa Kecil Ibunda, Begini Penuturan Tetangga!

Salurkan Ratusan Paket Bantuan di Turisari, Gibran Napak Tilas Rumah Masa Kecil Ibunda, Begini Penuturan Tetangga!

Solo, – Gibran Rakabuming Raka (33) mengunjungi RT 2-3 RW 9, RT 3 RW 10, dan RT 3 RW 11, Turisari, Mangkubumen, Selasa (14/7/2020) pagi untuk menyalurkan ratusan paket sembako kepada warga terdampak pandemi.

Gibran pun langsung menyerahkan bingkisan secara simbolis kepada perangkat RT untuk kemudian Ketua RT yang akan menyalurkan kepada warga, hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya kerumunan.

Pada blusukan kali ini, Gibran turut membesuk Eni Dewati (70) lansia yang sakit tumor payudara dan kelenjar getah bening. Pemilik Kemripik itu pun menanyakan sejauh ini sudah mendapat perawatan apa saja dan apakah memiliki BPJS/KIS untuk periksa.

Usai berbincang mengenai kondisi kesehatan Eni, Gibran menawarkan bantuan agar bersedia diantar berobat, namun Eni menolak. “Lho, gak papa, Bu. Biar sembuh. Jangan dibiarkan! Saya ada mobil ambulans, bisa dimanfaatkan,” jelas ayah La Lembah Manah itu.

Kendati Gibran kembali menawarkan bantuan, namun Eni tetap bersikukuh menolak lantaran dulunya ia pernah operasi namun tak kunjung sembuh.

Dirinya pun memilih untuk beristirahat di rumah saja. Gibran lantas tak bisa memaksa, pria lulusan MDIS Singapore itu turut mendoakan Eni agar lekas pulih, “Nggih, sampun. Semoga lekas sehat dan panjang umur nggih, Bu. Sama ini ada bingkisan, semoga bermanfaat,” ujarnya sambil pamit undur diri.

Dalam kesempatan itu, Gibran juga menyampaikan kepada perangkat RT mengenai tim relawan kemanusiaannya akan siap bergerak membantu penyemprotan disinfektan dan DBD di Turisari, warga pun menyambut baik.

Di saat bersamaan, Gibran turut napak tilas rumah masa kecil sang Ibunda, Iriana Joko Widodo yang terletak di sudut perempatan di perkampungan itu.

Syarfiah (57) tetangga masa kecil Iriana menceritakan dirinya bersama Ibu Negara sering menghabiskan waktu dengan main bersama.

“Dulu sering manjat pohon jambu bareng, sama saya masih ingat. Waktu mantu kemarin saya juga diundang, walau udah jadi orang nomer 1, tapi Mbak Ana gak berubah,” tuturnya.

Penulis : Lilm

Editor : Umy

Related Articles

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Back to top button