BERITAISTANA.ID

Harapan Mendapat Keadilan Kandas di Pengadilan Negeri Demak 

Sumber berita istana penulis Tim : Totok Mujiarto / Manto – 7 Oktober 2020

Demak,-Sidang perkara gugatan “Perbuatan Melawan Hukum” yang diajukan oleh penggugat Ali Machmudi (55) kepada Pengadilan Negeri Demak teregister dengan nomor ; 18/PDT.G/2020/PN.DMK atas tergugat antara lain : BRI Kancab Demak Selaku tergugat 1, notaris Evi Maryani Gautama selaku tergugat 2, Hj. Mustofiah selaku tergugat 3, Kantor KPKNL Semarang selaku tergugat 4 dan Badan Pertanahan Nasional selaku turut tergugat, kembali digelar di Kantor Pengadilan Negeri Demak. Majelis hakim dalam persidangan ini, yaitu : Sumarna SH. MH sebagai Hakim Ketua, Rosiul Ulim .S.H dan Arie Dwi RN S.H selaku hakim anggota. Pokok gugatan yang diajukan oleh penggugat adalah pelelangan aset yang dijaminkan dalam kredit atas nama debitur Hj. Sumiryatun (alm) melalui kantor KPKNL yang mana dalam perjalanan proses dan prosedurnya dipandang tidak memenuhi aturan hukum.

Sidang pada hari Rabu 7 /10/ 2020 merupakan sidang terakhir dengan agenda tunggal yaitu pembacaan putusan (inkrah), yang dibacakan oleh Sumarna.S.H.M.H selaku hakim ketua. Dalam surat putusan itu dinyatakan bahwa gugatan perkara “Perbuatan Melawan Hukum” karena tidak mengikutsertakan debitur dalam asuransi seperti yang disangkakan terhadap tergugat 1 BRI Kantor Cabang Demak dikalahkan atau ditolak atas dasar pertimbangan bahwa tergugat membuktikan telah mengasuransikan aset debitur yang menjadi jaminan kredit bank. Asuransi perlindungan aset ini memproteksi aset jaminan kredit jika terjadi resiko kebakaran, tersambar petir, terkena ledakan high explosive, maupun kejatuhan pesawat terbang, bukan asuransi jiwa yang dapat megkover kredit manakala debitur meninggal dunia. Dengan demikian dalam hal perbuatan melawan hukum yang disangkakan tergugat sehubungan dengan tindakan tergugat yang tidak mengikutsertakan debitur dalam asuransi tidak terbukti. Berkenaan dengan asuransi jiwa, dalam surat putusan yang dibacakan oleh hakim ketua lebih lanjut ditulis bahwa penggugat tidak dapat menunjukkan bukti perusahaan asuransi mana atau asuransi jiwa apa yang mengkover kredit debitur.
Sebagai pihak yang kalah maka majelis menghukum penggugat untuk membayar biaya perkara sejumlah Rp 2.426.500,-

Atas putusan sidang ini penggugat diberi kesempatan untuk banding dalam waktu 14 hari sejak putusan sidang dikeluarkan oleh Kantor Pengadilan Negeri Demak. Usai sidang ditutup tampak tergugat 2 dan wakil tergugat 1 yang turut hadir dalam persidangan bergegas keluar meninggalkan ruang sidang. Ali Mahmudi saat ditemui penulis usai sidang sangat menyayangkan bahwa majelis hakim tidak mempertimbangkan kesaksian saksi fakta dan saksi ahli yang pernah dihadirkan pada sidang sebelumnya dan atas putusan ini yang bersangkutan Ali Machmudi melalui kuasa hukum S. Sudirman & Co yang berkantor di Gedung Dewan Pers akan mengupayakan banding.

(Tim PPWI Jateng)

Related Articles

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Back to top button