BERITAISTANA.IDPT. BERITA ISTANA NEGARA

Dana Senilai Rp. 1,8 Milyar untuk Proyek Irigasi Balakka Sitongkon Diduga di Kerjakan Asal Jadi

Kamis, 26 Agustus 2021 | Penulis : Bonardon.

Padang Lawas,-Proyek peningkatan jaringan irigasi permukaan pada DI Balakka Sitongkon Kecamatan Lubuk Barumun Kabupaten Padang Lawas, sumber dana APBD Provinsi Sumatera Utara dari Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang UPT Pengelolaan Irigasi Batang Angkola dengan nilai anggaran Rp. 1.854.698.000,- sepanjang 600 meter yang di kerjakan CV. Syarat Tujuh Tujuh / Syafrizal diduga dikerjakan asal jadi sehingga kwalitas bangunannya diragukan.

Pantauan BERITAistana.id saat dilokasi pengerjaan, Kamis, 26 Agustus 2021, tampak adanya dugaan pengerjaan yang asal jadi tersebut dari situasi pelaksanaan pekerjaan pengecoran lantai yang terlalu dipaksakan, dimana coran ditumpahkan pada genangan air tanpa terlebih dahulu melakukan pengeringan sehingga kwalitas coran lantai kurang bermutu.

Disamping itu, penggunaan bahan coran yang di pakai seharusnya menggunakan batu pecah, krikil dan pasir, sementara sesuai pantauan dilokasi coran lebih banyak menggunakan batu koral dari pada batu pecah, sehingga campuran coran yang lebih banyak menggunakan batu koral diduga tidak akan mengikat, hal ini tentu tidak sesuai dengan aturan.

” Bila nantinya, sebulan setelah air mengalir pada irigasinya, dikhawatirkan coran lantai akan mengelupas, sehingga ketahanan lantai coran tersebut sangat diragukan akan terjadi tidak sesuai harapan para petani pemilik lahan pengguna aliran irigasi Balakkka Sitongkon tersebut.

Pengawas proyek dari Dinas Pekerjaan Umum K. Pane ketika dikonfirmasi saat di lokasi Kamis (26/8) terkait pelaksanaan pekerjaan pengecoran tersebut menjelaskan bahwa bahan yang semestinya di butuhkan untuk pengecoran ini tidak dapatkan di daerah Padang Lawas ini, sehingga kita menggunakan bahan dengan perbandingan 5, 3 dan 2 dimana 5 kerikil batu pecah, 3 pasir dan 2 semen.

Dan masalah pelaksanaan pengecoran lantai pada genangan air tersebut tidak jadi masalah apabila genangan airnya tidak mengalir, sehingga semen corannya bisa bertahan dan tidak akan terbuang, jelas K. Pane.

Sementara Ketua Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kecamatan Lubuk Barumun Kabupaten Padang Lawas MS. Siregar berharap agar pembangunan peningkatan irigasi Balakka Sitongkon dikerjakan dengan baik sesuai aturannya. mengingat fungsi dan kegunaan irigasi Balakka Sitongkon ini di manfaatkan ratusan hektar lahan persawahan di Lubuk Barumun khususnya.

Namun, sesuai amatan beliau ketika melihat pelaksanaan pekerjaan pengecoran di lokasi beliau juga sangat mengkhawatirkan kwalitas bangunan tersebut, karena beliau juga menduga pekerjaannya asal jadi.

Padahal lahan persawahan yang di aliri irigasi Balakka Sitongkon merupakan penyumbang Swasembada Pangan khususnya di Kabupaten Padang Lawas, sehingga dia tidak mau bangunan anggaran yang berjumlah milyaran rupiah sia sia, tutupnya. (Bonardon).

Biro Pers Jakarta, Media, dan Informasi Sekretariat PT. Berita Istana Negara Website: https://www.beritaistana.id / https://www.beritaistana.com YouTube: https://youtu.be/0s5aUejNHpo
Biro Pers Jakarta, Media, dan Informasi Sekretariat PT. Berita Istana Negara
Website: https://www.beritaistana.id / https://www.beritaistana.com
YouTube: https://youtu.be/0s5aUejNHpo

Related Articles

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Back to top button