BERITAISTANA.ID

Banyak Terkuak Dugaan Proyek Desa Simo Kradenan Grobogan Mark Up Anggaran

Banyak Terkuak Dugaan Proyek Desa Simo Kradenan Grobogan Mark Up Anggaran

Berita Istana Grobogan 8 September 2020

GROBOGAN -Pemerintah Indonesia melalui program Nawa Cita Pemerintah RI telah menggelontorkan Dana Desa mulai Tahun 2015 sebagai implementasi dari UU Desa No.6 Tahun 2014. Dimana UU Desa telah menempatkan desa sebagai ujung tombak pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Desa memiliki kewenangan penuh dalam mengelola potensi yang dimilikinnya guna meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Dana Desa mulai banyak dirasakan manfaatnya di tahun keenam berjalan ini, selain nominal yang setiap tahun meningkat tetapi lebih pada tujuannya yang sangat bermanfaat untuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa. (8/9/20).

Namun hal tersebut berbeda dengan yang terjadi di Desa Simo Kecamatan Kradenan Kabupaten Grobogan anggaran dana desa (DD) Tahun 2020 pekerjaan tersebut diduga Mark Up anggaran. Pasalnya jika dihitung secara teknis rabat beton tersebut memiliki indeks harga diatas rata-rata.

Pada prasasti yang terpasang dilokasi, disebutkan bangunan rabat beton ini memiliki volume 196 x 240 dengan nilai anggaran Rp.100.000.000,-.

Warga setempat berinisial YT saat ditemui Wartawan mengatakan bahwa jalan itu memang dibangun dengan menggunakan dana yang berasal dari dana desa pada Tahun 2020. Tetapi YT tidak mengetahui secara pasti teknis pada saat pengerjaannya.

“Kami sebagai warga tidak tahu secara rinci teknis pengerjaan maupun penggunaan anggarannya”. singkatnya.

Sementara itu salah satu tokoh masyarakat setempat menyampaikan bahwa ada dugaan Mark Up pada penggunaan anggaran dalam pembangunan rabat beton jalan dan talud tersebut. Ia juga sempat menghitung secara teknis, melihat hasilnya harga satuan beton diketahui diatas harga pada umumnya.

“Setelah kami hitung, kami menduga ada selisih nominal yang sangat fantastis atau mark up anggaran sekitar Rp. 242. 080.000,-” papar tokoh masyarakat yang enggan disebut namanya dengan menunjukan kertas rincian dihadapan warga.

Ditempat terpisah Rois Hidayat LPKSM putra Lawu saat di konfirmasi awak media berita istana melalui telepon ia menjelaskan tim nya akan melaporkan dengan adanya temuan proyek pembangunan rabat beton yang diduga mark up anggaran.

Sementara itu Kepala Desa Simo saat dikonfirmasi awak media berita istana melalui aplikasi Whatsapp ia menjawab monggo silaturrahmi kerumah dan iya menyampaikan kalau di desanya sedang ada covid-19,jawabbya. (Arw)

Editor : Sri Uminah

Related Articles

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Back to top button