Berita

Sejumlah Wartawan di Usir Oknum Guru SMK N 4 Pati Saat Klarifikasi

Sejumlah Wartawan di Usir Oknum Guru SMK N 4 Pati Saat Klarifikasi

Senin 21 September 2020 Oleh Tim Berita Istana 

PATI – Sikap yang di tunjukan oleh oknum yang mengaku wakil kepala sekolah SMK N 4 Pati tidak patut di contoh. Pasalnya, sejumlah wartawan yang hendak klarifikasi terkait penebangan pohon oleh pihak sekolah mendapat pengusiran.

Kronologi kejadian bermula ketika sejumlah awak media datang ke SMK N 4 Pati hendak klarifikasi penebangan pohon untuk penghijauan, saat itu di temui oleh oknum yang mengaku sebagai wakil kepala sekolah dan mengklaim sudah koordinasi dengan pihak pemdes Muktiharjo, Margorejo, Pati, Jawa Tengah bahwa sudah mendapat ijin dari ketua RT dan Saudara berinisial B, akan tetapi saudara B tidak terima di tuduh memberikan ijin, akhirnya istri saudara B datang ke sekolahan untuk meluruskan permasalahan tersebut karena tidak terima atas tuduhan wakil kepala sekolah namun Wakil kepala sekolah naik pitam dan mengusir sejumlah wartawan yang ada di ruang tamu sekolahan.

“Permasalahan penebangan pohon sudah selesai, kita sudah koordinasi tingkat bawah dengan desa termasuk berkirim surat dengan pak RT dan pihak RT sudah mengijinkan penebangan pohon ketapanag yang berada di tanah sekolahan.” Ungkap Widiyani selaku wakil kepala sekolah SMK N 4 Pati, Senin (21/9/2020).

Ditempat yang sama, Kepala Sekolah SMK N 4 Pati Wartono mengklaim sudah mendapat restu dari pemdes Muktiharjo,” pihak sekolah sudah mendapat ijin penebangan pohon dari pemdes Muktiharjo, jika itu untuk program penghijauan, kenapa dulu waktu menanam tidak meminta ijin ke pihak sekolahan.” Ujar Wartono.

Akan tetapi apa yang disampaikan oleh wakil kepala sekolah di tepis oleh ketua RT Eva Desa Muktiharjo ketika di klarifikasi wartawan melalui sambungan telepon,” Saya di berikan surat undangan 2 kali, tapi yang pertama saya tidak datang dan yang kedua datang akan tetapi saya tidak pernah memberi ijin penebangan pohon ketapang tersebut, sebab itu adalah program penghijauan.” Jelas Eva.

Ragito yang kebetulan anggota salah satu LSM di Pati dan anggota BPD Desa Muktiharjo waktu itu ketika di klarifikasi oleh sejumlah media di kediamanya mengaku sebagai penanam pohon ketapang yang ditebang oleh pihak sekolah.

“pohon ketapang itu saya yang menanam untuk program penghijauan beberapa tahun lalu saat saya menjadi anggota BPD Desa Muktiharjo waktu itu, tapi kenapa di tebang sepihak dengan berdalih sudah koordinasi dengan pemdes Muktiharjo.” Jelas Ragito dengan heran.

Ragito menambahkan, terkait sikap wakil kepala sekolah SMK N 4 Pati Widiyani, pihaknya akan meloporkanya ke pihak kepolisian,” saya dan temen temen media akan melaporkan tindakan wakil kepala sekolah SMK N 4 Pati ke polisi yang sudah mengusir wartawan saat klarifikasi.” Cetus Ragito.(Ysf) 

Editor : Arw

Related Articles

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Back to top button