Berita

Proyek DAK SMAN 1 Kwadungan Diduga Syarat Penyimpangan

Proyek DAK SMAN 1 Kwadungan Diduga Syarat Penyimpangan dan Mark Up Anggaran

Senin 21 September 2020 Oleh Tim Berita Istana

Ngawi Berita Istana, SMAN1 kwadungan Adalah lembaga sekolah yang berada dibawah kewenanagan propinsi , pada tahun ini mendapat kucuran dana alokasi khusus atau DAK dengan nilai Rp. 813.114.000 juta Rupiah lebih dengan peruntukan dua ruang laboratorium fisika dan Biologi, namun dalam pengerjaanya diduga syarat dengan penyimpangan.

Dari hasil investigasi tim media Berita Istana, didapati besi begel dibuat ulir dengan tidak disambung satu persatu sebagaimana lazim proyek pemerintah lainya. “itu bentuk penghematan matrial dan tenaga kerja, jelas volume berkurang, ” papar salah satu kepala sekolah SMK yan memang ahli teknis bangunan sambil berpesan agar namanya tidak dipublikasikan. (21/9/20).

Dari keterangan tenaga kerja disebutkan proyek tersebut juga diborongkan, ” yang mborong pak Arya dari Madiun, kita tiap Minggu dibayar langsung oleh beliau, ” ungkap beberapa tenaga yang bekerja disitu.

Muslim kepala sekolah SMAN 1 kwadungan ketika dikonfirmasi diruang kerjanya tidak bisa menjawab dengan jelas terkait hal tersebut, ” saya sudah lama jadi anggota LSM juga, proyek sudah sesuai dengan prosedur dan aturan yang ada, kalau soal RAB dan Gambar masih berada di Surabaya, ” dalihnya saat ditanya keberadaan RAB gambar proyek.

Kepala sekolah juga beralasan terkait pekerjaan yang diborongkan, pada hal dipapan proyek tertulis swakelola, ” iya saya kan baru, kenalnya pak Arya dari Madiun itu, maka kita minta untuk membantu,” katanya enteng.

Proyek didapati tembok sebelah kanan gedung berbahan hebel, pemandangan yang sangat langka pada sebuah proyek negara yang selama ini dilaksanakan oleh banyak institusi lembaga sekolah khususnya,sedang matrial besi cor kolom ukuranya tidak sama ada yang 12mm, dan ada yang 10 mm.

Kepala Cabdin pendidikan propinsi Supardi ketika dikonfirmasi lewat pesan WhatApp Hp terkait semua hal tersebut tidak ditanggapi, walau WhatApp terdeteksi dibaca hingga berita ini diturunkan. (Bd).

Editor : Umy

Related Articles

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Back to top button