Berita

Oknum Kades di Palas, Tega Memotong BLT DD di Kecam Aktivis Mahasiswa

Oknum Kades di Palas, Tega Memotong BLT DD di Kecam Aktivis Mahasiswa

Sabtu, 27 Juni 2020 | Penulis : Bonardon

BERITAistana.id Padang Lawas,-
Adanya oknum Kepala Desa di Kabupaten Padang Lawas (Palas) yang tega memotong Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) akhirnya mendapat kecaman dari Aktivis Gerakan Mahasiswa Bawah Tanah (GMBT) Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) .

Demikian, ungkapan Ketua Umum GMBT Tabagsel Mittun Hadamean Hasibuan di dampingi Sekretarisnya Ahmad Reza A , kepada Berita Merdeka Sabtu (27/6) di Sibuhuan, dikatakan mereka muncul nya riak riak ada oknum Kepala Desa yang tega memotong BLT DD dari warga penerima manfaat, awalnya kami tidak percaya adanya kejadian seperti itu di Palas.

Ternyata, setelah mencuatnya cerita dan berita di media tentang Oknum Kepala Desa Tobing Jae Kecamatan Huristak di duga turut berperan perangkat Desa ketika penyaluran BLT DD tahap pertama Rabu,(3/6) dari jumlah Rp. 600.000,- yang di terima warga di potong Rp. 200.000,- dengan alasan untuk di bagikan kepada warga yang tidak mendapat, akhirnya baru kami percaya adanya Oknum Kades yang masih tega berbuat demikian, jelas Mittun

Lebih lanjut disampaikan mereka, ” kami dari kalangan Aktivis Mahasiswa sangat menyesalkan dan mengecam atas kejadian tersebut”, berarti dengan praduga, tanggapan kami masih ada oknum Kades yang tega berbuat tindakan pemotongan BLT DD selain Kades Tobing Jae.

Dalam hal ini, kami mengharapkan agar para pejabat yang berwenang dan para penegak Hukum baik dari Kepolisian maupun pihak Kejaksaan agar bisa mengambil tindakan tegas dan tidak membiarkan kejadian seperti di Desa Tobing Jae terulang kembali di Padang Lawas, mengingat saat ini masyarakat sangat membutuhkan perhatian pemerintah pasca terjadinya musibah Pandemi Covid 19 .

Kepala Desa Tobing Jae Harjona Muda Harahap ketika dikonfirmasi BERITAistana, melalui Telpon Seluler nya terkait isu dugaan adanya pemotongan senilai Rp. 200.000.- dari warga penerima manfaat menjelaskan bahwa hal tersebut telah diselesaikan uang tersebut telah kita kembalikan kepada penerima.

Dijelaskan, semula kita hanya berniat untuk bisa di bagikan kepada warga yang tidak mendapat namun karena diantara warga tersebut ada yang tidak senang sehingga masalah ini di besar besarkan, yang jelas hal tersebut telah kita selesaikan kepada yang bersangkutan, pihak Kecamatan juga Pak Camat mengetahui hal tersebut telah selesai, tidak ada masalah. Pungkas Harjo. (Bonardon)

Editor : Naim

Related Articles

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Back to top button