Berita

Dugaan Jual Beli Jabatan Sekdes, Kades Talun Pati Pilih Diam Seribu Bahasa 

Pati – Pelantikan sekretaris desa (Sekdes) Talun, kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, Jawa Tengah melalui promosi atau mutasi jabatan beberapa waktu lalu masih menyisakan pertanyaan dikalangan masyarakat.

Pasalnya, musyawarah Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) di Desa Talun yang tertanggal 14 Juli 2020 sudah dilakukan jauh jauh hari sebelum surat edaran dari kecamatan yang tertanggal 5 Agustus di keluarkan, itu artinya pihak desa melangkah lebih jauh sebelum pihak kecamatan mengeluarkan surat edaran.

Dari pantauan media di lapanagn, masyarakat mengancam akan melakukan unjuk rasa terkait pelantikan carik beberapa waktu lalu karena dinilai penuh kecurangan dan ada dugaan kepentingan politik individu dan jual beli jabatan,” kok bisa, musyawarah SOTK di lakukan sebelum surat edaran dari kecamatan dikeluarkan, kan aneh ? Dan ada dugaan jual beli jabatan demi kepentingan individu.” Ungkap warga Talun penuh tanda tanya

Terkait pernyataan carik yang baru Moh. Syaifudin beberpa waktu di media online, dirinya mengaku untuk dilantik menjadi carik lewat promosi atau mutasi jabatan tanpa mengeluarkan biaya sepeserpun alias gratis.

“Tidak ada barang gratis, kabar itu sudah bocor dikalangan masyarakat, ada biaya ratusan juta rupiah yang dikeluarkan untuk dilantik menjadi carik.” Ujar warga lainya

Kades Talun Maksum ketika di klarifikasi wartawan terkait pernasalahan tersebut, baik melalui sambungan telepon maupun pesan singkat WhatsApp (WA) tidak ada tanggapan dan memilih diam seribu bahasa.

( suf )

Editor : Umy

Related Articles

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Back to top button