Beritaistana.com
Padang Panjang, SUMBAR | – Presiden RI Prabowo Subianto meninjau langsung progres pembangunan jalan yang terdampak bencana hebat di kawasan Lembah Anai, Tepatnya pada ruas Padang Panjang-Sicincin segmen KM 61+600 – 67+40, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Kamis (18/12).
Kehadiran orang nomor satu di Indonesia ini bertujuan untuk memastikan percepatan pemulihan infrastruktur vital yang menjadi urat nadi transportasi dan ekonomi di Sumatera Barat setelah diterjang banjir dan longsor.
Presiden Cek Detail Teknis dan Penataan Lereng
Setibanya di lokasi, Presiden Prabowo langsung menerima paparan teknis dari jajaran Kementerian Pekerjaan Umum mengenai kondisi terkini. Fokus utama penanganan saat ini meliputi banyak hal.
Pembersihan Material: Menyingkirkan sisa-sisa banjir yang sempat melumpuhkan akses.
Rehabilitasi Badan Jalan: Perbaikan struktur jalan agar kembali stabil dan aman.
Penataan Lereng: Penguatan di titik-titik rawan longsor guna mencegah bencana susulan di masa depan.
Apresiasi untuk ‘Pejuang’ Lapangan
Hal yang menarik perhatian, presiden Prabowo secara langsung turun untuk memantau dampak kerusakan infrastruktur strategis yang menjadi jalur utama arus orang dan barang Padang – Bukittinggi – Pekanbaru dan sebaliknya. Presiden Prabowo memastikan kondisi lapangan terpantau langsung sebagai dasar percepatan penanganan dan pemulihan akses jalan nasional yang terdampak.
“Terima kasih semuanya ya,” ucap Prabowo singkat.

Sementara itu Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah yang mendampingi Presiden dalam peninjauan tersebut, menjelaskan putusnya jalan nasional di kawasan Lembah Anai berdampak signifikan terhadap mobilitas masyarakat serta arus logistik antarwilayah di Sumbar.
“Sejak kejadian, kami langsung melakukan pengalihan arus lalu lintas dan berkoordinasi dengan pemerintah pusat serta instansi terkait. Jalur Lembah Anai ini menjadi perhatian utama karena perannya sangat strategis bagi perekonomian dan mobilitas masyarakat di Sumatera Barat,” ujar Mahyeldi.
Gubernur Mahyeldi juga menegaskan kesiapannya dalam mendukung penuh percepatan penanganan dan perbaikan jalan, termasuk dukungan lapangan, koordinasi lintas sektor. Pemprov Sumbar siap mendukung dan mensukseskan proses pengerjaan di lapangan.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy menyampaikan kehadiran langsung Presiden Prabowo di lokasi menjadi sinyal kuat bahwa penanganan infrastruktur terdampak bencana mendapatkan perhatian serius dari pemerintah pusat.
“Kami optimistis, dengan perhatian dan pemantauan langsung bapak Presiden, penanganan jalan nasional di kawasan Lembah Anai dapat dipercepat sehingga aktivitas masyarakat dan distribusi logistik bisa kembali berjalan normal,” ungkap Vasko.
Sementara itu, Direktur Utama PT Hutama Karya Infrastruktur, Aji Prasetyanti menyampaikan bahwa ruas jalan nasional yang putus di kawasan Lembah Anai saat ini tengah dalam proses penanganan. Untuk mendukung percepatan perbaikan, pihaknya telah mengerahkan 23 unit alat berat jenis ekskavator dan 1 unit bore pile untuk pembangunan pondasi dalam melalui skema pengeboran.
“Kendati demikian, sejak 16 Desember lalu, ruas jalan ini sudah dapat dilalui kendaraan roda dua dan roda empat dengan sistem buka-tutup,” jelasnya.
Ke depan, pihaknya juga akan menambah 7 unit bore pile guna mempercepat proses penanganan. Penyelesaian perbaikan secara permanen ditargetkan rampung pada Juli 2026.. (Red)
Post Views: 5.394